Kancil dan Buaya (bag 2)

Alkisah pada suatu ketika, hutan yg ditinggali oleh Kancil dan kawan-kawannya ini mengalami kekeringan. Tamanan yg biasanya tumbuh subur, sekarang layu dan daunnya berguguran, rumputpun kering kerontang dan nyaris terbakar. Hewan-hewan teman si Kancil kepanasan dan kehausan tetapi mereka tidak berani minum di sungai karena ada buaya yg banyak dan ganas-ganas
Di seberang sungai ada hutan yg teduh dan rindang, daunnya hijau, air mangalir di sela-sela batuan. Tetapi kalo mau kesana harus berhadapan dulu ama buaya-buaya jahat, tidak ada yg berani menyeberang sampai suatu ketika datanglah hewan tercerdas di hutan itu.
Si Kancil, berhenti di tepi sungai sambil memandangi buaya-buaya kelaparan. Tiba-tiba
“hai Buaya, kamu sekalian mau makanan gak?” tanya si Kancil
“mana, mana? aku sudah lapar”
“sabar, sabar, sabar. aku disini diutus oleh Kanjeng untuk menghitung jumlah kalian. nanti kalian akan dapat makanan satu persatu”
Mulailah si Kancil menghitung buaya, tetapi Kancil pura-pura kesulitan menghitung para buaya. Dan…
“wahai Buaya, aku kesulitan menghitung nih. coba kalian berjajar, nanti aku akan melompat di punggung kalian sambil menghitung ya”
“eh iya Cil” gt jawab si Buaya
Mulailah para buaya berjajar dari hutan lama kancil ke hutan yg baru. Dan sang kancil mulai berjalan pelan di atas punggung buaya sambil pura-pura menghitung. Sampai akhirnya si Kancil sampai di hutan baru itu, dia langsung merobohkan pohon yg lumayan besar agar bisa dibuat jalan teman-temannya. Si Kancilpun berkata
“wahai Buaya, aku dan kawan-kawanku mau mengambil makanan yg dijanjikan oleh Kanjeng, nanti kamu akan aku bawakan ya”
“iya Cil, jangan lama-lama ya… aku sudah lapar”
Dan ketika teman-teman si Kancil sudah menyeberang, kancilpun berkata pada BUaya, “makasih lho Ya, aku tidak dimakan. Sebenernya aku tadi bohong sama kamu, hahaha”
“wooo, dasar kancil kampreeet,,,”
Dan si Kancil dan teman-temannya bisa makan di hutan yg baru. [TAMAT]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: