Cerita Dibalik Sirine dan Strobo Jadi-jadian

Mungkin kisah ini tidak banyak yg mengetahui, bahwa dibalik penggunaan sirine dan strobo secara sembrono ada cerita yg mengharukan, terutama orang yg memakainya. Seperti kita ketahui bersama kalo sirbo itu peruntukannya hanya khusus, tidak sembarang orang boleh menggunakannya (kalo emang ditegakkan benar-benar). Yg diperbolehkan memakai sirbo antara lain pemadam kebakaran, ambulans, polisi, kereta jenazah, kendaraan milik aparat, alat berat (warna strobonya kuning tanpa sirine).  Jadi yg selain itu dilarang.
Kisahnya diawali dari seseorang yg bernama Kotrik (yg namanya sama maaf ya). Si Kotrik ini sedari kecil bercita-cita jadi polisi. Mulai dari berpakaian, cara berjalan semua meniru seperti polisi yg berdasarkan imajinasinya. Alkisah si Kotrik ini sudah dewasa dan baru lulus sarjana. Selepas wisuda, dia melamar jadi polisi seperti impiannya semasa kecil dulu. Sekali dua kali lamaran dimasukkan, tapi apa daya. Dia selalu tidak lolos tes masuk. Sudah 6 kali dia melamar jadi polisi, tetapi semua tak ada yg berhasil, sampai akhirnya dia sedikit agak ‘gimanaaa’ gt. Di rumah dia punya motor batangan warna putih. Karena obsesinya kepingin jadi polisi, maka motor batangan itu dimodifikasi sedemikian rupa hingga menyerupai motor operasional polisi. Tidak lupa dia juga memasang sirine dan strobo yg sekarang ini dijual bebas di toko modifikasi. Tak lupa juga, dia memasang boks samping yg diberi motif persis boksnya motor operasional polisi. Ibaratnya kalo dilihat sekilas kagak bakal bisa bedain dg jelas antara motor polisi asli dan motor polisi jadi-jadian.
Setiap kali jalan-jalan ataupun touring bareng-bareng kawan-kawannya tidak lupa dia selalu menjadi pembuka arus lalin dg menyalakan sirine dan strobonya. Dia selalu mengawal teman-temannya seolah-olah dia adalah polisi jalanan.
Yah aku harap buat teman-teman yg waras dan tidak gila, sebaiknya agak minggir ketika ada Kotrik lewat. Kasihanilah Kotrik, berikanlah dia jalan, kan taulah kalo si Kotrik itu setengah gila karena obsesinya yg tak kesampaian. Jadi nanti kalo ketemu Kotrik-kotrik yg lain, minggir saja ya….
YANG WARAS NGALAH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: