Susahnya kredit elektronik

Sudah dua kali aku mengajukan kredit motor, yg pertama atas namaku sendiri, mudah, survey sekali. Kemudian kredit atas nama bapak, mudah, survey sekali. Nah sebelum hari raya lalu aku mengajukan kredit elektronik di salah satu leasing yg terkenal. Ya ampuuun sulitnya aplikasi kredit
Pertama didatangi pendata, bla-bla-bla, nanya udah pernah kredit motor, ku jawab, udah dua kali. Baru mulai percaya, tapi atasnamanya gak boleh saya, tapi bapak. Oke. Kemudian survey lagi, kebetulan yg nemuin ibu, tanya ini-itu oke, lancar. Lhah baru aja pergi, giliran di telpun. Kan karena pake telpun, jadi yg nerima aku, eh mintanya ama bapak. Ya karena bapak gak bisa telpun, ku bilangin, bapak gak bisa telpun, ngeyel. Oke, tak kasihkan ama bapak, hihihi lucu deh……….

Nah, sedemikian sulitnya mengajukan kredit elektronik, malahan jauh lebih mudah mengajukan kredit motor. Kupikir, wajar. Kenapa? Kalo motor kan, seumpama ada yg ngemplang kredit masih bisa narik karena ada BPKB, tapi kalo elektronik gak ada BPKBnya.

Karena terlalu berbelitnya proses kredit, jadi nyesel mengajukan kredit di ‘itu’. Huh, cukup sekali ini aja dah. KAPOOOOOOOOKKKKKK………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Iklan

2 thoughts on “Susahnya kredit elektronik

  1. onesetia82 26 Agustus 2012 pukul 13:41 Reply

    Jadi begitu ya mas kredit Elektronik itu susah …
    terimakasih mas sudah memberitahu … 🙂

    • phantomxy 28 Agustus 2012 pukul 14:38 Reply

      ya mungkin tiap daerah beda ketentuannya, silahkan aplly kalo emang memerlukan. ntar kalo tak ada yg kredit, mereka makan apa? hayoooo :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: