Jangan pernah meremehkan orang

Wah, agak gatal juga liat status temen yg menghujat secara halus profesi seseorang, mau di ingatkan, ntar dikira gimana, gak díngatkan hati ini gak enak, yo wis ini sedikit cerita pengalaman bapakku
Dulu, saat aku masih kecil, bapakku bekerja sebagai penarik becak. Nah, suatu ketika bapak ada penumpang. Penumpangnya ini unik, dia pake baju lusuh, make caping, bawa bungkusan dari bekas wadah tepung (kampli). Yah, ama bapak diantarkan ke tempat yg dituju.
Kemudian orang ini mengajak ke sebuah restoran (bapak belum pernah sebelumnya masuk restoran, lha buat makan aja susah). Kemudian dg pikiran agak kalut, lha gimana gak kalut, lha yg ngajak ke restoran orangnya bertampang gak meyakinkan blas, piye jal, sing dienggo bayari duwite sopo?
Kemudian waktunya bayar, astagaaa, ternyata karung buntelan tadi uang pecahan sepuluh ribuan sebanyak satu karung! Coba bayangin aja duit segitu banyaknya di masa sekarang? Mungkin udah dapat buat beli vixen, lha kejadiannya tahun 90an….. Coba bayangken?
Nah, ada pelajaran penting dari cerita tsb, jangan pernah menilai seseorang dari tampilan luar, jangan pernah memandang remeh pekerjaan orang lain. Jangan pernah menganggap pekerjaan itu hanya berdasi, bersepatu, tatanan rambut yg klimis, duduk di ruang ac. Hormatilah orang lain, meskipun hanya meminta-minta. Sekalk lg, don’t judge the book from the cover.

Kupersembahkan pada sahabat terbaikku. (Nama dan alamat ada di redaksi, kwkwkwkwk)

Iklan

4 thoughts on “Jangan pernah meremehkan orang

  1. Petrix 28 Januari 2012 pukul 05:32 Reply

    Meremehkan org lain= memandang diri sendiri lebih tinggi daripada org lain alias sombong. Kesombongan adalah awal kehancuran. Semoga kita selalu ingat, piss.

  2. LuckyLuke 12 Juli 2012 pukul 13:17 Reply

    Salah satu kelemahan + kebodohan gw.. hiks.. thx udah mengingatkan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: